Hitam

By. Morgan
(Dikutip dari Novel berjudul Grafiti, karangan Ginny Lynn)

Hitam

Cinta bukanlah yang menyerta
Karena ngilu ini begitu menusuk
Merusuk
Menancap ulu hati
Menyebar dan menarik ulu hati
Hilang sekejap sinar
Kau berubah
Tetapi aku tetap memikirkanmu

Kau adalah bayangan seribu satu malam
Terindah yang pernah ada
Kau adalah malam seribu bintang
Terang yang terterang
Tetapi menggapaimu,
menempuh gurun seribu lubang
Seribu jarum
Seribu-ribu tahun

Hanya punggungmu yang bisa kupandang
Karena kau selalu berbalik
Di matamu hanya dia
Aku hanya pengganggu
Dan kau tidak mau tahu
Hati ini tertoreh dalam
Dirajam pecahan cermin
Aku takkan menggapaimu
Aku takkan berada di dekatmu
Aku takkan melupakanmu
Sampai seribu tahun lamanya

Gue suka banget puisi Hitam ini, dulu waktu pertama kali baca, puisi ini mengingatkan gue sama seseorang yang (dulu) gw cinta, seseorang penyuka (warna) hitam. Sedangkan sekarang, puisi ini mengingatkan gue sama seseorang penyuka hi……. Ahh sudahlah, gue sudah rela hanya bisa melihat punggungnya. *chers*

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s