Jingga yang berduka

Dan kepadamu senja, pemilik kesenduan yg memerah luka, ingatkan aku akan jingga, rona dari kerinduan yang terlalu memburu
Senja yang tak selalu jingga, terkadang menorehkan luka, membuat rindu membiru, terlalu lelah mendobrak pintu hatimu
Bilur yg membiru itu adalah jejak lukaku, untuk rindu yg terabaikan, sampai segala duka terbenam dalam liang ataupun kenang
Untuk setiap duka dalam kenang, akan tetap ada asa yang melayang, menanti rindumu dalam tenangnya diam
Diam-diam, bibir ini meracaukan namamu, serupa sajak kesunyian yang hanya mampu getarkan rindu dalam denyut nadimu
Dalam lirihnya denyut, ada derasnya aliran angan yg berharap bertemu dengan rindumu dalam suatu simpang, beriringan menuju samudera kenyataan
Pada harap, pada angan dan pada mimpi; doaku adalah untukmu, merapalkan namamu adalah selalu, bertemu denganmu adalah yg kurindu.

1 September 2011 ~ Hasil racauan di twitter bersama kak @Olga_imoet

Advertisements

5 thoughts on “Jingga yang berduka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s